Senin, 29 Maret 2010

Sengsara bersama Kristus itu indah

Terkadang, yang kalah harus membiarkan yang menang tertawa dalam kesemuan, karena tak selamanya yang tampak menang adalah yang benar, dan tak selamanya yang tampak kalah adalah yang salah.


* II Tesalonika 1:6 – 9: 6 Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu 7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala, 8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. 9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

Bahagia adalah tetap menghitung berkat, disaat orang lain sementara menyesali keadaanya yang sebenarnya sama dengan anda.

Sambutlah hari yang cerah ini! Entah sebentar ‘kan hujan atau panas – biarkan hati tetap cerah. Sambutlah hari yang baru ini! Entah sebentar ‘kan suka atau duka – biarkan senyum tetap menghiasi, karena duka hanya menyakitkan daging tetapi menguatkan Roh.


* I Tesalonika 1:16 – 22: 16Bersukacitalah senantiasa. 17Tetaplah berdoa. 18Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. 19Janganlah padamkan Roh, 20dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. 21Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 22Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.
* II Tesalonika 1:3 – 5: 3Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu, 4sehingga dalam jemaat-jemaat Allah kami sendiri bermegah tentang kamu karena ketabahanmu dan imanmu dalam segala penganiayaan dan penindasan yang kamu derita: 5suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu.